Membuat Website Dengan Mudah http://mampirngombe.com membuat website semudah mengoperasikan ms. word dan menghasilkan uang, masalah pc, computer, cpu, printer, bisnis, jaringan, pulsa gratis, Bisnis internet, Motovasi hidup, berita terbaru, analisa virus, formula bisnis, bebas pikiran, duta, Fri, 19 Mar 2010 23:39:29 +0700 CMS KOMA v1.00 id http://mampirngombe.com http://mampirngombe.com/images/logo.gif Membuat Website Dengan Mudah Perseteruan KPK VS Polisi Makin Terbuka Buaya Bersiap Menerkam Cicak http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=13179 http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=13179 Fri, 6 Nov 2009 10:32:48 +0700 Ahmad Bisri Berita http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=13179 JAKARTA -- Isu adanya skenario "menghabisi" Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nampaknya bukan sekadar isapan jempol.Tanda-tanda pembenaran isu itu, sedikit-demi sedikit mulai nampak. Setelah ketua KPK Antasari Azhar tergilas kasus pembunuhan, semalam dua rekannya di KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah menyusul ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi, setelah keduanya diperiksa secara marathon dari jam 10.00 pagi hingga menjelang tengah malam tadi.

Pengumuman penetapan tersangka itu disampaikan Direktur III Bareskrim Polri, Komisaris Besar Yovianes Mahar, dipenghujung malam Selasa (15/9). "Jadi tersangka atas tuduhan yang kemarin, menyalahgunakan kekuasaannya untuk memaksa orang melakukan sesuatu.

Yang jelas kita tetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan kewenangan," ujar Mahar. Keduanya, Bibit dan Chandra disangka pasal 23 UU Nomor 31 Tahun 1999, juncto UU Nomor 20 Tahun 2001, juncto pasal 421 KUHP, dan pasal 12 huruf e juncto pasal 15 UU Nomor 31 Tahun 1999. "Hukuman minimal satu tahun, maksimal enam tahun," sebut Mahar.

Ditanya soal perlunya penahanan, Mahar mengaskan bahwa hal itu tergantung sikap kooperatif kedua tersangka. Bisa saja, keduanya langsung ditahan, atau juga menjadi tahanan rumah."Ya kalau kooperatif ya baik, artinya tidak melarikan diri atau tidak menghilangkan barang bukti," tandasnya.

Penetepan kedua pejabat KPK sebagai tersangka sebenarnya sudah banyak diperkirakan.Dan kondisi ini, mengundang banyak keprihatinan dari masyarakat. Sejauh ini, dukungan terhadap KPK memang masih terus mengalir.

Kemarin, ratusan massa yang terdiri aktivis anti korupsi, mahasiswa, kaum profesional dan para pegawai KPK melepas Bibit dan Chandra, sebelum mendatangi pemeriksaan polisi. Diantara pendukung KPK menggelar spanduk protes. Diantaranya, "Selamatkan KPK" ada pula spanduk yang menyindir SBY, "Your Silent on KPK Matters is not Golden."

Desakan agar Presiden SBY segera turun tangan atas perseteruan antar lembaga hukum ini memang sudah santer disuarakan banyak pihak. Mantan Wakil Ketua KPK Ery Riyanan Hardjapamekas juga menyerukan hal serupa.

Camour tangan Presiden memang diharapkan sebagai bentuk campur tangan hukum. Tetapi, Presiden diharapkan bisa memilah, mengapa kepentingan oknum kecil itu dibiarkan begitu saja. Menurut Ery, penegakan hukum tetap harus dihargai."Tetapi, apabila dengan alasan yang diada-adakan, itu kan aneh."

Sebagai mantan KPK, Ery mengaku prihatin dengan kondisi ini.Dia mengungkapkan apabila benar ada penyalahgunaan kewenangan, hal terseut akan menjadi preseden buruk. "Kejaksaan dapat mempermasalahkan kewenangan pula nantinya," ujarnya. Sengketa itu harusnya bisa diselesaikan lewat Judicial Review.

Siang hari, di Mabes Polri, Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Susno Duadji membantah isu keretakan hubungan antara Polri, Kejaksaan Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi. Susno yang mengenakan baju putih lengan panjang itu menjelaskan, di KPK terdapat personel dari Polri dan Kejaksaan Agung.

Susno bahkan berjanji akan tampil paling depan jika ada pihak-pihak yang berusaha menghancurkan KPK. "Ini bukan lip services. Kalau ada yang menghacurkan KPK, kita [Polri] tampil paling depan khususnya saya,"katanya. Bahkan, Susno dengan lantang mengaku dirinya dulu ikut mendirikan lembaga KPK itu. "Dulu saya mewakili Polri," ujarnya.

By : Fajar Online

]]>
http://mampirngombe.com/rss-comments/
12 Alasan Orang Membuat Virus http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=8738 http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=8738 Thu, 24 Sep 2009 09:17:00 +0700 Ahmad Bisri Computer http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=8738

Hampir sebagian besar pengguna komputer tentu tidak akan suka dengan yang namanya virus komputer. Virus komputer dalam artian adalah program yang beragam jenisnya yang bersifat mengganggu, merusak, menjengkelkan dan membahayakan, mulai dari malware, spyware, adware, worm dan trojan.
Yang membuat kita tak habis pikir adalah dengan alasan apa ada orang di dunia ini yang 'iseng' membuat virus komputer sehingga membuat kesal para pengguna komputer.
Ada banyak alasan yang membuat seseorang menciptakan virus komputer, mulai dari motif pribadi, motif materi, sampai motif yang berbau mata-mata. Mari kita lihat 12 motif atau alasan dibalik kenapa seseorang membuat virus komputer.

1. Karena marah

Jika ada seseorang marah dia tentu bisa berbuat apa saja dan begitu pula jika yang sedang marah itu seorang programmer komputer yang bisa membuat virus komputer. Bayangkan jika programmer yang marah itu adalah pegawai di satu perusahaan yang marah karena ia dianggap tidak becus membuat suatu program untuk perusahaan dan akhirnya menyalurkan kemarahannya itu dengan membuat virus komputer yang menyerang seluruh komputer yang ada di perusahaan tersebut.

2. Melakukannya demi 'kesenangan'

Aneh memang jika ada orang yang membuat virus komputer demi kesenangan atau kepuasan pribadi. Orang seperti ini akan merasa senang atau puas ketika ia melihat hasil karyanya diliput luas oleh media cetak dan elektronik dan disebut sebagai seorang 'elit' yang berhasil merusak banyak komputer.

3. Spionase

Kegiatan spionase adalah tindakan mengumpulkan informasi untuk tujuan selain mencuri identitas atau demi materi. Biasanya dilakukan oleh mereka yang berkecimpung di dunia intelijen dan dilakukan guna mendapatkan informasi dari orang yang sebelumnya sudah mereka targetkan. Banyak orang yang khawatir dengan pembuat hardware asal Cina, mereka khawatir ada backdoor dalam hardware tersebut yang sengaja ditanamkan oleh pemerintah Cina atau pemerintah India yang khawatir dengan BlackBerry dan meminta pihak RIM menyediakan universal decryption keys untuk semua perangkat BB yang dijual di negara tersebut.

4. Gang online

Sekumpulan penjahat cyber yang membentuk gang. Ternyata gang online itu benar-benar nyata dan ada di dunia maya. Demi prestise gang-nya, biasanya mereka berkompetisi dengan gang online lainnya memperebutkan predikat gang online terbaik.

5. Naluri hacker

Seseorang dengan pola pikir hacker akan memiliki ketertarikan yang begitu tinggi tentang suatu hal dan tidak mudah puas kecuali ia mempraktekkannya sendiri. Sebagai contoh ia ingin mengetahui tentang kelemahan sebuah sistem operasi hp dengan membuat program kecil dan karena dia ingin tahu seberapa jauh pengaruhnya maka ia ujicobakan program kecil tersebut ke orang-orang di sekitarnya.

6. Uang

Selain kepuasan pribadi, motif lainnya yang dianggap paling dominan adalah karena uang. Banyak para penjahat cyber yang bisa disewa dengan sejumlah uang untuk melakukan spam, DDOS, botnet dan lain-lain.

7. Politik

Serangan virus, worm atau DDOS dapat dilakukan oleh suatu kelompok dengan alasan politik. Umumnya mereka mencoba mencari perhatian dari publik akan keberadaan mereka dan menyuarakan aspirasi mereka walaupun itu dengan cara-cara negatif.

8. Kisah percintaan dan drama

Cinta bisa memberikan kekuatan, kalimat itu memang cocok bagi para pecinta. Tapi bagaimana jika gagal cinta alias cinta ditolak, apakah bisa memberikan kekuatan juga?

Kalau yang gagal cinta itu seorang programmer komputer atau mahir di bidang dan terlalu gelap mata maka bisa jadi ia akan menyalurkan emosinya untuk membuat virus komputer dengan menyisipkan puisi atau pesan bagi sang kekasih yang tidak bisa jadi pendampingnya. Ada yang merasa seperti itu?

9. Sabotase

Mungkin dengan dalih balas dendam atau kompetisi, seseorang atau perusahaan akan mengerahkan segenap kemampuan untuk melumpuhkan sistem informasi orang lain, baik itu dengan menyebarkan virus atau cara-cara lainnya sehingga dapat menghancurkan kredibilitas orang atau perusahaan saingannya tersebut. Dan praktek ini adalah praktek kotor yang tergolong kriminal.

10. Tantangan intelektual

Ego untuk menjadi nomer satu dalam suatu hal bisa melatarbelakangi seseorang membuat virus komputer. Ambil contoh saja jika ada sebuah perusahaan antivirus yang meluncurkan produk antivirus yang mengaku bisa membasmi segala macam virus komputer dan lalu orang itu tergerak ingin membuktikan bahwa dirinya adalah satu-satunya orang di dunia yang bisa membuat virus yang tidak bisa dideteksi oleh si antivirus.

11. Pemerasan

Ada pihak-pihak yang menggunakan keahliannya membuat virus komputer untuk memeras orang lain. Sebut saja virus Vundo/Antivirus2009/Antivirus360 yang memberikan pesan “You’re infected! Give us sixty bucks and we’ll fix it!”

12. Sebagai 'resume'

Ingin mendapat pekerjaan di perusahaan antivirus? Coba saja buat sebuah virus komputer yang sulit untuk dibersihkan, lalu buat juga cara untuk membersihkannya, kemudian kirimkan ke perusahaan antivirus. Hal seperti itu sama persis ketika anda membuat resume tapi kali ini adalah anda ingin diakui dan dipakai oleh perusahaan antivirus dengan menjual 'hasil karya' anda yang berupa virus komputer kepada mereka.

 

By : igos

]]>
http://mampirngombe.com/rss-comments/
BARU 2 TAHUN DIBANGUN, GEDUNG SMPN 1 PULOKULON ROBOH http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=7416 http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=7416 Thu, 3 Sep 2009 06:09:31 +0700 Ahmad Bisri Berita http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=7416 Kembali lagi dunia pendidikan di Grobogan terlihat buruknya, diduga tidak memperhatikan keselamatan dan kontruksi bangunan, gedung senilai 220 juta yang baru berdiri 2th lebih sudah roboh dan rata dengan tanah. Beruntung hal tersebut tidak seorangpun ada korban.

Peristiwa naas itu terjadi saat itu pkl 9.30 hr minggu (23/9), yak ada angi tidak ada hujan, gedung yang berukuran 7x33m itu tiba-tiba roboh rata dengan tanah, gedung yang beratapkan genteng itu yang biasanya setiap hari minggu dipakai kegiatan baik itu anak sekolah maupun warga sekitar( kegiatan PKK/pengajian), namun karena saat itu hari minggu awal puasa sehingga tidak ada kegiatan. Sehingga masih beruntung tidak ada korban jiwa.

Menurut Bupati Grobogan H.Bambang P bahwa, Sekolah SMPN 1 Pulokulon diminta Bupati untuk bertanggung jawab memperbaiki gedung aula yang roboh, Minggu (23/8). Sebab, kepala sekolah dianggap melakukan kesalahan pembuatan konstruksi, sehingga bangunan yang usianya belum genap tiga tahun tersebut bisa roboh.

Masih kata bupati bahwa, Karena bangunan aula itu dikerjakan secara swakelola oleh sekolah, maka kepala sekolah harus bertanggung jawab atas proyek yang dikerjakan,’’untuk itu Bupati juga meminta Dinas Pendidikan mengecek ke lokasi kejadian. Berdasarkan penyelidikan, konstruksi bangunan yang menelan biaya Rp 220 juta itu dibuat asal-asalan. Kepala SMP Negeri 1 Pulokulon menyatakan sanggup memperbaiki dengan biaya pribadi. ’’Memang itu yang harus dilakukan oleh kepala sekolah bersangkutan, karena ketika membangun secara swakelola tidak dikonsultasikan ke dinas teknis,’’ Jelasnya.

Bambang juga mengemukakanbahwa , membangun sebuah gedung yang dananya dari pemerintah tidak boleh asal-asalan. Meski dikerjakan secara swakelola, pembangunannya harus sesuai mekanisme yang ada. Misalnya, gambar bestek dan RAB tidak boleh dibuat sendiri, tetapi harus dikonsultasikan atau dibuat oleh Dinas Cipta Karya.

Kepala SMP Negeri 1 Pulokulon Drs H Marbun MPd menjelaskan, sebelum gedung tersebut roboh pihaknya sebenarnya akan meperbaiki, bahkan sudah mendatangkan bahan bangunan, karena tembok sebelah timur retak dan sedikit miring. Marbun juga mengakui bahwa, robohnya aula tersebut, karena kesalahan konstruksi. Sebab, antara tembok sebelah timur dan barat tidak ada ring balok. Sementara kuda-kuda kerangka atap yang terbuat dari besi, hanya menumpang di atas tembok.

Dalam penelusuran RadarMinggu di lapangan bahwa, memang sudah lama jika Kepala SMPN 1 Pulokulon selalu seenaknya mengambil kebijakan, sementara Walimurid yang rata-rata berasal dari desa tidak bisa berbuat apa meski kebijakan Ka SMPN 1 Pulokulon dinilai memberatkan wali murid. Mau gimana lagi mas, kami orang bodoh, katanya ada Komite, namun Komite juga tidak begitub berfungsi mas.” Jelas wali murid yang tidak mau disebut namanya.

Kadiv Humas LPPNRI Antok SH mengecam keras atas tindakan Ka SMPN tersebut yang mana termasuk ceroboh dalam menjalankan tugasnya, apapun alasanya dana 220jt tersebut jika dikerjakan secara benar jelas tidak mungkin terjadi roboh. memang harus Ka sek yang harus bertanggung jawab atas peristiwa itu. Disamping itu Antok juga menduga bahwa di jajaran Dinas Pendidikan Grobogan banyak terjadi penyimpangan secara bersekongkol antara para Kepala Sekolah dengan pihak Dinas.

post by : Gi', Radar Minggu

 

]]>
http://mampirngombe.com/rss-comments/
Jati Diri Guru Saat Ini http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6889 http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6889 Sat, 29 Aug 2009 15:21:27 +0700 Ahmad Bisri Berita http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6889 Saat ini kesulitan pilihan hidup menjadi pendidik lebih berat dari masa sebelumnya. Di luar tantangan masalah ekonomi dan gaya hidup materialistis, hanya seorang guru yang mempertahankan idealisme memfasilitasi anak didiknya menumbuhkembangkan jati diri yang berkarakter yang bisa mempertahankan kehormatan sebagai pendidik. Artinya idealnya seorang guru harus memberikan dirinya secara total bagi dunia pendidikan, sebuah keadaan yang berat di tengah semua persoalan hidup yang harus dihadapi seorang guru. Maka perlu ada strategi untuk menyiasati beban-beban struktural-administratif kependidikan agar tidak menjerat guru ke dalam perangkap yang melelahkan sehingga mereka melepaskan idealisme dan semangat yang dibutuhkan. Strategi ini antara lain adalah menciptakan kondisi yang memacu untuk terus-menerus belajar.

Guru yang berkualitas selalu mengembangkan profesionalismenya secara penuh. Dia tak akan merengek-rengek meminta diangkat sebagai pegawai negeri atau guru tetap sebab pekerjaannya telah membuktikan, kinerjanya layak dihargai. Mungkin ini salah satu alternatif yang bisa dilakukan guru untuk mengembangkan dan mempertahankan idealismenya pada masa sulit. Namun, idealisme ini akan kian tumbuh jika ada kebijakan politik pendidikan yang mengayomi, melindungi, dan menghargai profesi guru. Pemerintah sudah seharusnya menggagas peraturan perundang-undangan yang melindungi profesi guru, tidak peduli apakah itu guru negeri atau swasta, dengan memberi jaminan minimal yang diperlukan agar kesejahteraan dan martabat guru terjaga.

Visi guru sebagai pelaku perubahan dan pendidik karakter.  Menjadi pelaku perubahan, perubahan itu harus tampil pertama-tama dalam diri guru.  Hal inilah yang menjadi pemikiran dan strategi utama bagi para guru agar mampu menjadi pelaku perubahan dan pendidik karakter yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita dewasa ini.

Di zaman persaingan ketat seperti sekarang, kinerja menjadi satu-satunya cara untuk mengukur mutu seorang guru. Karena itu, status pegawai negeri, swasta, tetap, atau honorer tidak terlalu relevan dikaitkan gagasan tentang profesionalisme kinerja seorang guru. Di banyak tempat lembaga swasta yang besar dan maju, status pegawai tetap malah membuat lembaga pendidikan swasta tidak mampu mengembangkan gurunya secara profesional sebab mereka telah merasa mapan. Demikian juga yang menjadi pegawai negeri, banyak yang telah merasa nyaman sehingga lalai mengembangkan dirinya.  Oleh karena itu guru harus kembali pada jati dirinya yaitu memiliki sifat-sifat tertentu, yaitu ramah, terbuka, akrab, mau mengerti, dan mau belajar terus-menerus agar semakin menunjukkan jati diri keguruannya.

Situasi ini tidak dapat diatasi dengan mengangkat seluruh guru honorer menjadi pegawai negeri, seperti tuntutan beberapa kelompok guru honorer maupun mengangkat guru tidak tetap menjadi guru tetap yayasan.

Masalah ini hanya bisa diatasi jika pemerintah dan masyarakat memberi prioritas untuk menjaga, melindungi, dan menghormati profesi guru. Secara khusus, pemerintah harus memberi jaminan finansial secara minimal kepada tiap guru agar mereka dapat hidup layak dan bermartabat sebagai guru. Jaminan seperti ini hanya bisa muncul jika ada perlindungan hukum berupa peraturan perundang-undangan yang benar-benar memihak dan berpihak kepada guru.

Sejauh ini, pemerintah hanya mampu menuntut guru untuk ikut sertifikasi, tetapi ia gagal memberi penghargaan dan perlindungan atas profesi guru (ada ketidakseimbangan kuota guru negeri dan swasta, sedangkan swasta dibatasi kesejahterannya dengan aturan alokasi jam mengajar dan status kepegawaian). Pemerintah memiliki tugas mulia dalam menyejahterakan nasib guru. Negara mampu melakukan itu jika ada keinginan politik yang kuat. Ongkos sosial dan politik pada masa depan akan lebih ringan jika pemerintah mampu memberi perlindungan dan kemartabatan profesi guru, terutama memberi jaminan ekonomi minimal agar para guru dapat hidup bermartabat, sehingga mereka dapat memberi pelayanan bermutu bagi masyarakat dan negara.

Sekarang kembali kepada guru itu sendiri bagaimana cara menyikapi diri sebagai pendidik yang profesional, untuk itu guru wajib terus mengembangkan diri di era globalisasi ini, kalau tidak terus mengembangkan diri, guru bisa tertinggal dari siswanya, meskipun belum terima sertifikat profesional apalagi sudah terima sertifikat profesional dan TPP sudah diterima.  Tidak ada alasan untuk tidak sempat tapi harus melakukan sesuatu yang sudah menjadi tuntutan bahwa pengetahuan guru harus selalu terasah dan up to date.

Mudah-mudahan pemerintah terus meningkatkan perhatian dan pemikirannya kepada profesi guru dari tahun ke tahun agar guru-guru di negri tercinta ini kembali pada jati dirinya, tidak saja kemudahan dalam mengikuti sertifikasi namun mungkin ada hal-hal lain misalnya menambah kuota bagi guru-guru swasta atau yang lainnya yang dapat membuat guru-guru kembali bersemangat dalam bekerja dan berkreatifitas untuk menambah pengetahuan dalam pembelajarannya.

Penulis : hany, ForumSains.com

]]>
http://mampirngombe.com/rss-comments/
Tak Ada yang Mengaku Pasang Iklan Jual Pulau di Mentawai http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6756 http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6756 Fri, 28 Aug 2009 07:29:09 +0700 Ahmad Bisri Berita http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6756

TEMPO Interaktif,Padang - Setelah dihebohkan dengan berita tiga pulau di Kepulauan Mentawai dijual, dalam pertemuan di kantor Gubernur Sumatera Barat antara pemerintah provinsi dan Dirjen Pengawasan dan Pengendalian Kelauatan Perikanan dengan pengusaha tiga resort Mentawai yang ditawarkan dijual, ketiganya tidak ada yang mengaku memasang iklan.

»Mereka tidak ada yang mengakui telah memasang iklan, tetapi kita sudah mendapat kepastian dari mereka tidak ada pulau yang dijual, dan iklan ini bisa salah atau ada benarnya, mungkin mereka tidak mau mengakui, tetapi kita dari pemerintah akan meminta konfirmasi pada situs www.privateislandsonline.com yang berkedudukan di Toronto, Kanada, siapa yang memasang iklannya, dan kita minta merevisi, dari for sale menjadi for rent,” kata Dirjen Dirjen Pengawasan dan Pengendalian Kelauatan Perikanan Aji Sularso, Kamis (27/8).

Anom Suheri, pemilik Resor Kandui di Pulau Karamajat, salah satu pulau yang diiklankan dijual mengatakan baru mengetahui iklan itu setelah diributkan media. »Saya juga tidak pernah memasangnya, kemungkinan ini dilakukan untuk meningkatkan kunjungan ke tiga resor ini, namanya juga bisnis,” kata Anom Suheri. Namun ia mengatakan tidak dirugikan dengan iklan itu.

Sebelumnya pada situs www.privateislandsonline.com situs jual-beli pulau yang memuat penawaran untuk dijual tiga resor-pulau di Mentawai, Indonesia. Dua di antaranya tertulis ’resort’: Macaroni’s Island Resort dan Kandui Island Resort. Satu lainnya adalah Siloinak Island, tanpa kata ’resort’.

Macaroni disebut seluas 15 hektare ditulis seharga US$ 4 juta . Kandui seluas 26 hekater seharga US$ 8 juta. Sedangkan Siloinak seluas 24 hektare hanya US$ 1,6 juta.

Wakil Bupati Mentawai Bantah Jual Pulau

Liputan6.com, Mentawai: Isu penjualan tiga pulau yakni Makaroni, Siloinak, dan Kandui di Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, mencuat. Kabar ini segera memancing bantahan dari Wakil Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet. Menurut Yudas, Pemkab Kepulauan Mentawai tidak pernah menjual pulaunya. Ia menuding iklan di dunia maya itu dibuat para pengelola resor yang kehabisan modal. Iklan penjualan ketiga pulau itu dimuat di situs Privateislandsonline.com yang berbasis di Kanada.

Meski begitu Yudas mengakui pemerintah daerah memberikan izin tempat pengelolaan resor kepada orang asing di beberapa pulau di daerah itu. Penjelasan ini disampaikan Yudas kepada Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi saat dimintai penjelasannya soal isu penjualan ketiga pulau itu, Rabu (27/8).

Saat ini di Mentawai terdapat enam resor di beberapa pulau yang dikelola orang asing. Di antaranya di Pulau Sipora, Sikakap, Pagai Utara, dan di Pulau Siberut. Sementara keuntungan bagi pemerintah daerah yaitu pungutan pajak serta penjualan suvenir.

Masalah penjualan ketiga pulau sempat dibantah pula oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi. Freddy mengakui adanya kesalahan perizinan pembangunan penginapan di pulau-pulau itu [baca: Menteri Kelautan Bantah Tiga Pulau Dijual].(AIS/VIN)

 

 

]]>
http://mampirngombe.com/rss-comments/
Upaya Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Melalui Pendidikan http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6697 http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6697 Thu, 27 Aug 2009 15:52:20 +0700 Ahmad Bisri Berita http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6697 Oleh  Brigjen TNI Bibit Santoso, S.IP, MH

Wawasan kebangsaan saat ini, menurut Laksda TNI (Purn) Koesnadi Kardi waktu beliau menjabat Kabagdiklat Dephan adalah sudah sangat menurun di berbagai kehidupan masyarakat baik di lingkungan pendidikan, pemukiman masyarakat maupun di lingkungan kerja. Hal ini tercermin dengan rendahnya kinerja masyarakat dalam berbangsa dan bernegara. Untuk itu sudah saatnya semua komponen bangsa peduli dalam meningkatkan wawasan kebangsaan masyarakat. Hal ini dapat diupayakan melalui pendidikan kebangsaan baik di lingkungan pendidikan formal maupun informal.pendidikan di lingkungan pemukiman maupun pendidikan di lingkungan kerja. Namun barangkali akan timbul resistensi dari masyarakat maupun media massa karena di khawatirkan seperti jaman Orde Lama.


Oleh karena itu masyarakat harus menyadari pentingnya meningkatkan wawasan kebangsaan untuk masa-masa mendatang karena kalau tidak di lakukan maka akan semakin timbul degradasi dalam National and Character Building dan  bangsa Indonesia tinggal saat-saat kehancurannya saja bilamana tidak di lakukan serta tidak perlu malu-malu lagi seperti yang dilakukan di  jaman Orde Lama walaupun metodenya harus diperbaiki tidak seperti di masa yang lalu yang syarat dengan doktriner bukan menerima pendidikan kebangsaan dengan secara kesadaran.

Dari berbagai kalangan mengatakan bahwa dewasa ini kecintaan dan kebanggaan kepada bangsa dan tanah air Indonesia semakin memudar, bahkan rasa Nasionalisme dikhawatirkan bisa lenyap seiring dengan semakin modernnya suatu negara.

Bahkan ada seorang ilmuwan politik dari Amerika Serikat di era 80 an bernama Ian Adam berpendapat bahwa hasrat untuk bersatu sebagai bangsa hanyalah salah satu tahap untuk menuju sebuah negara modern yang liberal dan demokratis.

Dimana kepentingan-kepentingan yang lebih pragmatik dan individual akan lebih mendominasi corak kehidupan masyarakat dibanding kebutuhan akan penegasan diri dalam sebuah identitas nasional, dengan menguatnya politik identitas dimana orang mengindentifikasi diri tidak lagi dengan sebuah bangsa melainkan dengan sebuah etnis atau agama tertentu.

Contoh di negara Uni Soviet satu persatu negara bagian Uni Soviet tersebut melepaskan diri dan menjadi Negara merdeka berdasarkan kesamaan etnis dan agama.  Lalu  bagaiman  dengan NKRI ? beberapa daerah seperti Papua, Aceh dan Maluku masih ada kelompok separatis, bahkan mereka sudah tidak malu-malu lagi menyatakan ingin memisahkan diri dari NKRI. Meskipun pernyataan ingin memisahkan diri dari NKRI hanya dari kelompok tertentu saja, tapi bila tidak ditangani secara serius dan profesional bisa menjadi suatu kenyataan bahwa Indonesia akan terpecah belah seperti Uni Soviet.

Apalagi hasrat untuk bersatu sebagai bangsa telah hilang ketika diterpa gelombang globalisasi, pada permasalahan ini lalu orang akan mempertanyakan bagaimana hubungan Nasionalisme, manakalah batas-batas wilayah Negara menjadi semakin kabur dan tidak jelas dan Negara-negara terpaksa masuk  menjadi anggota sebuah masyarakat tak terbatas pula  karena hal ini diakibatkan dari tuntutan pasar bebas dan liberalisasi ekonomi.   Dalam konteks ini, apakah rasa Nasionalisme bangsa Indonesia juga akan pudar ?

Pertanyaan ini masih sangat relevan untuk dipertanyakan karena saat ini bangsa Indonesia mengalami degradasi  rasa Nasionalisme. Salah satu contoh ada kemerosotan  dalam masalah loyalitas  kepada lambang-lambang Negara.

Dulu kita setiap hari Senin  melaksanakan upacara pengibaran an bendera merah putih, namun sekarang kondisinya  sudah berbeda. Bahkan dikantor-kantor  pemerintah/pemerintah sudah lenyap tradisi tersebut  hanyalah institusi dari TNI dan Polri. Oleh karena itu marilah kita tingkatkan  rasa nasionalisme dan gelorakan kembali tradisi penghormatan  kepada lambang-lambang negara dengan menumbuhkan  kembali semangat       kebersamaan dan senasib  sepenanggungan, jika hal tersebut dibangkitkan kembali oleh seluruh komponen  bangsa, maka rasa Nasionalisme  bangsa Indonesia tidak akan lenyap sebagaimana yang dikhawatirkan  oleh berbagai kalangan. (Surat pembaca di Koran Kompas tanggal, 6 Desember 2008 oleh sdr. Bambang Sutiyono, Tanjung Priok, Jakarta Utara)

Wawasan Kebangsaan Saat ini

Hingga sekarang ini Wawasan Kebangsaan Nusantara didefinisikan  sebagai cara pandang bangsa Indonesia terhadap  diri dan tanah airnya. Hasil pandangan itu merumuskan bahwa negara Indonesia itu merupakan negara kepulauan yang mempunyai kesatuan politik, kesatuan ekonomi, kesatuan sosial budaya, kesatuan system pertahanan dan keamanan, serta segala macam aspek kehidupan  yang serba satu.

Cara pandang suatu bangsa mengenai tanah airnya (geografi) dan mencoba untuk menguasainya. Dalam dunia ilmu pengetahuan dikenal dengan nama geopolitik dan cara-cara untuk memanfaatkan geografinya itu untuk kesejahteraan dan keamanan  warga negaranya serta keutuhan negaranya, dibahas  dalam geostrategi.

Kondisi nyata di lapangan  bahwa masyarakat wawasan kebangsaannya masih rendah hal ini tercermin dari aktivitas masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dilihat dari sudut ilmu pengetahuan bahwa konsep wawasan nusantara itu dapat dikatakan  konsep geopolitik dan geostrategi  Indonesia. Sebagian lagi mengatakan wawasan nusantara atau disebut wawasan kebangsaan Indonesia. Kalau itu memang suatu konsep ilmu pengetahuan, maka ia terbuka untuk diuji kebenarannya, bahkan dapat dipertanyakan  sampai pada landasan  filsafat  apa yang mendasari  konsep wawasan nusantara itu.

Dalam sejarah perkembangan  ilmu pengetahuan, suatu konsep akan dapat bertahan hidup langgeng, apabila ia bertumpu pada filsafat hidup kemanusiaan, bahkan lebih lanjut bertumpu  kepada filsafat kemanusiaan, yakni pada hakikatnya manusia itu itu dilahirkan  bebas. Filsafat Pncasila, semua sila-silanya  bertumpu pada filsafat keagamaan, keteraturan, adalah ciri kemanusiaan. Lihatlah konsep komunis (sama rata sama rasa) tak dapat bertahan lama, karena konsep ini pada hahikatnya menolak filsafat kemanusiaan  yang bebas dan beragam. 

Keragaman adalah kenyataan dari suatu kehidupan. Konsep komunis yang menolak kebebasan dan keragaman adalah tidak dapat bertahan lama, rontok setelah kurang lebih delapan puluh tahun. Uni soviet dalam bidang ekonomi misalnya sangat sentralistik  (central planning menurut  keseragaman, bukan keragaman). Kondisinya saat ini sudah sangat  memprihatinkan  dengan indikasi yang dapat dilihat secara nyata di berbagai  media cetak dan elektronik sehari-hari. Saat ini tidak ada lagi suatu pendidikan wawasan kebangsaan seperti penataran P4 di masa Orde Baru dan ini sudah berjalan  cukup lama, otomatis akan menurunkan wawasan kebangsaan masyarakat.

Apabila wawasan nusantara sebagai suatu konsep  mampu diuji kebenarannya menurut kaca mata ilmu pengetahuan/filsafat, maka ia harus tunduk  pada hukum  yang menjadi sifat manusia dan alam semesta. Wawasan nusantara seyogianya  adalah cara pandang  bangsa Indonesia terhadap diri dan tanah  airnya  sebagai negara kepulauan  dengan segala  aspek kehidupan  yang beragam. Lihatlah fauna can floranya  di kepulauan Indonesia  beragam, sosial budayanya beragam. Karena wawasan  itu adalah  cara pandang, berarti  ia hanyalah  merupakan  visi. 

Suatu visi biasanya  memuat hal-hal yang bersifat umum dan kualitatif. Dari visi itu kita mempunyai  misi kemudian  objectives sampai pada strategi dan action plan. Jadi suatu visa harus disadari  oleh setiap bangsa  Indonesia,dan dapat dipertanggungjawabkan  secara ilmiah, maka dapat dikatakan  wawasan nusantara  adalah cara pandang bangsa Indonesia  mengenai diri  dan tanah airnya  sebagai Negara kepulauan  dengan semua aspek  kehidupan  yang beragam. Untuk itu perlu pendidikan  penataran dan pelatihan  yang terencana, bertahap dan berlanjut guna mempertahankan  kondisi  yang sama bahkan meningkat di masa mendatang.

Pengaruh Lingstra
    
Pengaruh globalisasi seperti akibat kemajuan dalam bidang telekomunikasi, traveling, transfortasi dan media cetak maupun elektronik telah merubah tata kehidupan masyarakat Indonesia sehingga wawasan kebangsaan masyarakat dapat menurun akibat pengaruh-pengaruh tersebut seperti akibat menonton film dalam televisi yang berbau pornografi, kebebasan berpendapat dan tayangan-tayangan yang lain.

Pemerintah telah mengambil kebijaksanaan untuk memanfaatkan trend globalisasi melalui serangkaian kebijaksanaan deregulasi di bidang perijinan usaha, penanaman modal, pendirian kawasan industri swasta, pengenaan tarif beaya masuk dan tata niaga. Dengan ditempuhnya kebijaksaan-kebijaksanaan ini maka perusahaan dan unit-unit usaha yang sedang mencari lokasi usaha yang lebih murah dipermudah masuknya ke Indonesia. 

Dengan rangkaian kebijaksanaan tersebut maka disatu pihak lingkungan usaha semakin dirasakan aman dan menguntungkan oleh para pengusaha namun dilain pihak posisi Indonesia sebagai pangkalan produksi untuk eksport semakin mantap. Pemanfaatan arus globalisasi tidak hanya dilakukan dalam lingkup kebijaksanaan nasional tetapi juga telah dilakukan  dengan bekerjasama untuk memanfaatkan global market dengan adanya common investment area dengan Negara-negara tetangga melalui pengembangan berbagai usaha.

Masyarakat Eropa telah selesai menyusun penghapusan hambatan-hambatan teknis perpajakan dan fisik perbatasan terhadap pergerakan bebas orang  modal, barang, dan jasa-jasa antara negara-negara anggotanya. Masyarakat Asia melihat kecendrungan ini kebijaksanaan yang ditempuh adalah meningkatkan kerjasama dengan negara –negara yang dapat berfungsi sebagai pintu masuk pasar-pasar Eropa dan Amerika. Meningkatkan perwakilan  perdagangan dan pusat-pusat pemasaran di luar negeri, membantu dan mendorong perusahaan Indonesia,  meningkatkan upaya pemasaran hasil-hasil produksi regional dengan negar-negara tetangga ( Asean)  dan juga kerjasama ekonomi Asia Pasifik ( Apec) maupun kerjasama-kerjasama yang lain.

Pengaruh Nasional

Akhir-akhir ini pertarungan yang bergejolak setelah perang dingin paham komunisme secara ideologis boleh dikatakan sudah selesai namun masih ada indikasi kegiatannya semakin meningkat. Golongan ekstrim kanan berusaha mendengung-dengungkan Negara dengan syariat Islam yang dimotori oleh Ustd Abu Bakar Baasyir.
    
Kondisi politik Indonesia sudah semakin kondusif namun wacana untuk menarik TNI berpolitik masih ada, namun dengan adanya sinyal untuk tidak berpolitik dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Panglima TNI maka kemungkinan kondisi politik masih akan stabil dimasa mendatang namun masih akan bertambah jumlah Parpol yang ada.

Kondisi ekonomi sudah agak stabil dengan indikasi nilai rupiah yang stabil dibanding beberapa tahun yang lalu namun jumlah pengangguran semakin meningkat akibat lapangan kerja yang berkurang dan berbagai bencana yang terjadi akhr-akhir ini yang belum kunjung selesai untuk masa-masa mendatang. Penyebaran kasus flu burung yang semakin meningkat maka akan menimbulkan kondisi ekonomi yang kurang kondusif.
    
Masih adanya perbedaan pendapat tentang masalah pertahanan dan keamanan antara TNI dan Polri yang belum jelas akan menimbulkan berbagai penafsiran dan ketidakpastian dalam waktu mendatang oleh karena itu perlu segera pemerintah mengambil keputusan yang tegas untuk menentukan Polri agar tidak terlibat dalam masalah politik tetapi hanya dalam operasional saja.
    
Stabilitas ekonomi, politik, pertahanan dan keamanan merupakan peluang yang baik dalam melaksanakan pendidikan wawasan kebangsaan masyarakat termasuk keinginan masyarakat yang merasa  bahwa wawasan kebangsaannya mulai menurun.

Pengaruh globalisasi dan ada resistensi masyarakat terhadap pentingnya pendidikan wawasan  kebangsaan yang dianggap seperti pola Orde Lama sangat  menjadi kendala dalam pendidikan wawasan kebangsaan.

Diperlukan Pendidikan Kebangsaan

Wawasan kebangsaan masyarakat yang tinggi sangat diperlukan  oleh bangsa Indonesia apabila berkaca pada Negara-negara maju seperti Amerika, Inggris, Korea, Singapura maupun Jepang. Hal ini dapat dilihat bagaimana cara bekerja mereka yang sangat tinggi kinerjanya dibandingkan dengan bangsa Indonseia.

Apabila pendidikan kebangsaan dilakukan secara  teratur dan berlanjut maka akan nampak hasilnya beberapa tahun mendatang dengan indikasi kinerja bangsa Indonesia yang sejajar dengan bangsa lain seperti adanya transparansi, tidak adanya kolusi, korupsi dan nepotisme. Seperti yang sekarang terjadi masih dapat dilihat di media cetak dan elektronik  yang mengemuka dengan adanya kasus-kasus korupsi, kekerasan masyarakat dan berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat. Apabila wawasan kebangsaan sudah tinggi maka hal ini akan tidak terjadi karena adanya rasa nasionalisme yang tinggi, budaya malu, rasa harga diri yang tinggi, dedikasi yang tinggi serta semangat kerja yang tinggi.

Pendidikan wawasan kebangsaan tidak boleh terputus karena akan tidak berlanjutnya kelangsungan  system, metoda dan doktrin yang telah disusun dalam bentuk kurikulum pendidikan mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak, Sekolah dasar, Sekolah Menengah, Sekolah lanjutan, sampai perguruan tinggi. Kemudian dilanjutkan di  tempat kerja maupun di lingkungan pemukiman. Apabila hal ini dilakukan maka tidak ada celah-celah kekosongan dalam pendidikan wawasan kebangsaan sehingga pendidikan wawasan kebangsaan selalu dilakukan secara terencana, bertahap dan berlanjut secara otomatis.

Mengingat wawasan kebangsaan masyarakat saat ini  rendah dengan berbagai indikasi maka perlu upaya peningkatan wawasan kebangsaan masyarakat melalui pendidikan kebangsaan. Apabila hal ini dilakukan maka akan meningkatkan kualitas kebangsaan masyarakat yang tercermin dengan berbagai hal seperti etos kerja, semangat kerja, tidak adanya pelanggran hukum, tidak ada korupsi, kolusi, dan nepotisme. 

Pemerintah merupakan subyek yang dominan dalam menyelnggarakan pendidikan kebangsaan guna meningkatkan wawasan kebangsaan masyarakat, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dengan melaksanakan perencanaan pendidikan, pengorganisasian dalam pendidikan kebangsaan, mengatur kegiatan dalam pendidikan kebangsaan serta mengawasi jalannya pendidikan kebangsaan masyarakat.

Masyarakat sebagai obyek perlu menyiapkan diri dan tidak perlu resistensi terhadap apa yang dilakukan oleh pemerintah karena ini adalah untuk kepentingan masyarakat dan bangsa Indonesia mendatang dalam rangka membentuk national and character building bangsa Indonesia. Hal ini sangat penting agar supaya dipahami oleh bangsa Indonesia.

Metode yang digunakan adalah metode pendidikan, penataran dan pelatihan di masyarakat baik di lingkungan pendidikan, di lingkungan kerja, maupun lingkungan pemukiman. Dengan metode ini maka diharapkan masyarakat akan mempunyai wawasan kebangsaan yang tinggi sehingga timbul kesadaran untuk berbangsa dan bernegara yang lebih baik dari sekarang. Metode ini perlu pula didukung oleh sarana dan prasarasana yang memadai.

Kesimpulan dan Saran

Wawasan kebangsaan saat ini terjadi erosi akibat dari pengaruh lingkungan strategis yang sudah berkembang pesat. Hal ini terlihat dengan adanya berbagai kasus seperti banyaknya remaja yang sudah menggunakan obat-obatan terlarang, kasus-kasus korupsi, kolusi, nepotisme serta pelanggaran hukum lainnya yang setiap hari terlihat di media cetak maupun elektronik.

Untuk itu perlu kiranya segera dilaksanakan pendidikan wawasan kebangsaan masyarakat guna meningkatkan wawasan kebangsaannya sehingga dapat mempertahankan  nilai-nilai luhur bangsa Indonesia dan mampu bertahan walaupun terjadi dampak yang hebat dari pengaruh globalisasi.

Mengingat wawasan  kebangsaan  yang sudah semakin menurun saat ini maka perlu upaya  peningkatan wawasan kebangsaan masyarakat melalui pendidikan, penataran, pelatihan yang direncanakan oleh pemerintah selanjutnya diorganisir dan dilaksanakan kegiatannya serta diawasi pelaksanaannya  baik di lingkungan pendidikan formal maupun informal, lingkungan pekerjaan maupun lingkungan pemukiman.

Perlunya menghidupkan kembali upacara-upacara pengibaran bendera di lingkungan pendidikan, lingkungan kerja seperti apa yang disarankan oleh sdr. Bambang Sutiyono guna meningkatkan wawasan kebangsaan yang sudah semakin menurun dan upaya-upaya lain melalui media cetak maupun elektronik dalam rangka meningkatkan wawasan kebangsaan termasuk pelajaran sejarah kepahlawanan yang sudah mulai ditinggalkan di pendidikan sekolah Dasar maupun Menengah.

Written by Hatta Harris Rahman

Sumber : www.madina-sk.com

]]>
http://mampirngombe.com/rss-comments/
Bagaimana Memiliki Jantung yang Sehat? http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6510 http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6510 Tue, 25 Aug 2009 15:44:43 +0700 Ahmad Bisri Kesehatan http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6510

Mari mencoba melakukan sedikit perubahan untuk mendapat banyak manfaat.

Masalah Rokok

  • Menjaga diri, teman dan keluarga untuk tidak merokok. Merokok merupakan salah satu penyebab kanker, penyakit jantung, penyakit pembuluh darah dan stroke.
  • Seseorang yang berada di sekitar perokok, memiliki 70% risiko menderita penyakit akibat rokok.
  • Menerapkan polan hidup sehat diawali dengan mengupayakan lingkungan rumah atau tempat-tempat umum sebagai areal bebas asap rokok.

Kurang gerak

  • Melakukan olahraga secara teratur sebagai bagian dari hidup anda.
  • Melakukan gerak jalan cepat selama 30 menit sehari dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.
  • Segera konsultasikan dengan dokter, bila ada hal-hal yang kurang enak di tubuh anda, supaya dokter dapat memilihkan olahraga yang cocok.
  • Jagalah agar berat badan tetap ideal. Kegemukan dapat memperburuk risiko kematian dini akibat penyakit jantung dan pembuluh darah, hipertensi, atau stroke.

Berat badan bagi perempuan

  • Perempuan hendaknya berhati-hati dengan berat badan, tekanan darah, diabetes, dan meningkatnya kolesterol.
  • Nikmatnya diet seimbang, dengan: memperbanyak makanan buah dan sayur, mengkonsumsi daging yang tidak berlemak, cara memasak sesuai anjuran kesehatan, serta menghindari gorengan-gorengan, santan dan garam yang berlebihan.
  • Bagi penderita diabetes hendaknya mengontrol gizi yang baik sesuai takaran yang dianjurkan.
  • Periksa kesehatan secara teratur.

Usahakan kurangi stres

  • Stres yang terus menerus dapat berakibat terkena penyakit jantung. Anda dapat mengurangi stres dengan waktu anda sendiri, misalnya: melakukan kegiatan fisik/olahraga, menjadi pekerja sosial, atau mengerjakan kegiatan sosial lainnya.
  • Pola hidup sehat
  • Seimbang gizi
  • Enyahkan rokok
  • Hindari dan atasi stres
  • Awasi tekanan darah
  • Teratur berolahraga

Menanamkan pentingnya kesehatan jantung

  • Tanamkan kepada anak-anak sejak dini tentang cara menjaga jantung agar tetap sehat dan kuat, misalnya:
  • Hidup dengan gaya hidup sehat
  • Mengajarkan kebiasaan olahraga yang sehat secara teratur
  • Menghindari kebiasaan mengkonsumsi gula, garam dan makanan-makanan yang tidak sehat
  • Memperbanyak konsumsi sayur, buah dan kacang-kacangan.

Keadaan di hari tua, bagaimana memulainya di waktu muda

  • Mencegah penyakit jantung sejak remaja tentu akan menurunkan risiko di hari tua terhadap penyakit jantung dan pembuluh darah.
  • Biasakan dengan gizi seimbang, aktivitas fisik yang teratur, jangan mulai merokok, kurangi makanan-makanan cepat saji dengan karbohidrat dan lemak yang tinggi, serta sediakan waktu untuk senam atau olahraga lainnya.
  • Dianjurkan mengontrol tekanan darah selama hamil secara teratur. Kurang kontrol kesehatan dan tekanan darah, dapat mengganggu anda saat hamil. Bukan saja membahayakan ibu, tetapi juga bagi janin yang dikandungnya.

Sumber : Yayasan Jantung Indonesia

]]>
http://mampirngombe.com/rss-comments/
Kematian Mendadak (Tidak) Hanya Dialami Pria! http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6509 http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6509 Tue, 25 Aug 2009 15:35:30 +0700 Ahmad Bisri Kesehatan http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6509 TIDAK jarang kita dikejutkan oleh berita kematian teman, tetangga, atau keluarga yang belum lama berselang kita temui dalam keadaan "sehat". Bentuk kematian yang seperti itu sering kita sebut sebagai kematian mendadak.

Kematian mendadak, yang dalam bahasa aslinya disebut sudden cardiac death SCD , didefinisikan sebagai kematian yang tidak terduga atau proses kematian yang terjadi cepat, yaitu dalam waktu 1 jam sejak timbulnya gejala. Sekitar 93 persen SCD adalah suatu kematian aritmik. Artinya, kematian terjadi akibat timbulnya gangguan irama jantung yang menyebabkan kegagalan sirkulasi darah. atau

Di negara maju seperti Amerika Serikat, kejadian sudden cardiac death (SCD) mencapai 400.000 kasus per tahun. Jumlah ini hampir 50 persen dari seluruh kematian yang terjadi. Keadaan yang sama bisa jadi dialami juga oleh negara kita, khususnya di perkotaan, di mana pola penyakitnya sudah sama dengan pola penyakit negara-negara maju.

SCD dapat terjadi pada orang yang memiliki sakit jantung yang manifes secara klinis maupun pada penyakit jantung yang "silent". Artinya, kematian mendadak dapat terjadi baik pada mereka yang telah diketahui menderita sakit jantung sebelumnya maupun pada mereka yang dianggap sehat-sehat saja selama ini.

Penyakit jantung koroner (PJK) masih merupakan penyakit yang paling sering didapatkan pada pasien yang mengalami SCD. Telah diketahui bahwa wanita lebih lambat 10 tahun dalam insiden PJK dibandingkan dengan pria
Apakah benar demikian?

"Gender gap "
Wanita yang pernah mengalami serangan jantung atau infark miokard akut (IMA) memiliki peluang yang sama dengan pria untuk mengalami SCD. sehingga terdapat gender gap pada kejadian SCD. Keadaan ini sering membuat masyarakat, bahkan para dokter, berpikir bahwa SCD dan PJK hanya merupakan masalah kaum adam.

Studi Framingham, suatu landmark studi epidemiologik jangka panjang, menunjukkan bahwa pada penderita dengan riwayat penyakit jantung, pria mempunyai risiko SCD 2-4 kali lipat dibandingkan dengan wanita.

Sementara itu, data yang lebih baru dari Abildstrom dan kawan-kawan yang melakukan studi prospektif selama empat tahun pada 6.000 pasien yang selamat dari IMA menemukan bahwa pria mengalami SCD hanya 1,3 kali lebih sering dibanding wanita. Temuan yang dipublikasikan tahun 2002 itu menunjukkan terjadi peningkatan SCD pada wanita.

Sejumlah besar data menunjukkan bahwa wanita dan dokternya harus memahami bahwa penyakit jantung dan SCD bukan hanya isu kaum adam atau manula saja . Beberapa peneliti dari National Center for Chronic Disease Prevention and Health Promotion Amerika Serikat mendapatkan bahwa kejadian kematian mendadak yang disebabkan penyakit jantung yang dialami oleh wanita muda meningkat lebih dari 31 persen selama periode 1989-1996. Padahal, pria hanya mengalami peningkatan sekitar 10 persen selama periode yang sama.

Temuan ini sangat mengejutkan para ahli sehingga secara aktif digali faktor-faktor yang diduga menyebabkan keadaan tersebut. Peningkatan yang bermakna dari frekuensi kejadian diabetes , overweight dan obesitas pada wanita , kecenderungan meningkatnya wanita perokok , dan screening kesehatan serta pengobatan penyakit jantung yang kurang agresif pada wanita dibandingkan pria diduga merupakan faktor-faktor yang turut berperan pada peningkatan SCD pada wanita.

Kemudian, data lain juga menunjukkan bahwa wanita kurang menyadari gejala serangan jantung sehingga terlambat mendapatkan pertolongan. Wanita tidak mendapatkan perawatan yang tepat waktu karena mereka dan dokternya lambat mengambil kesimpulan terhadap suatu gejala penyakit jantung.

Badan epidemiologi nasional di Amerika mendapatkan bahwa proporsi wanita yang mengalami kematian di luar rumah sakit lebih tinggi dari pada pria. Hampir 52 persen wanita yang mengalami SCD terjadi di luar rumah sakit, dibandingkan hanya 42 persen pada pria. Hal ini terjadi karena gejala penyakit jantung pada wanita sering berbeda dengan pria sehingga terlambat dikenali.

Penelitian-penelitian menunjukkan, wanita lebih sering mengeluh nyeri pada rahang atau leher dan nyeri bahu, mual, muntah, lemas, atau kembung sebagai gejala penyakit jantung dibandingkan pada pria . Sembilan puluh persen wanita yang di survei pada tahun 1997 tidak menyadari akan gejala yang tidak khas itu. Di lain pihak, pria lebih sering mengalami gejala nyeri dada tipikal yang menjalar sehingga mereka dan tenaga medis segera mengenalinya sebagai serangan jantung.

Kenyataan seperti diuraikan di atas merupakan suatu ironi di bidang kesehatan. Tampak jelas bahwa informasi kesehatan yang memadai baik bagi awam maupun tenaga medis akan menentukan outcome pelayanan kesehatan. Penyakit jantung koroner sebagai penyebab kematian mendadak yang paling sering harus tetap diwaspadai dengan saksama pada wanita yang memiliki faktor-faktor risiko tertentu.

Faktor risiko SCD

Pada suatu penelitian skala besar yang dinamai sebagai Nurses Health Study-di mana diteliti 121.701 wanita perawat berusia antara 30-55 tahun dan diamati selama 22 tahun (1976-1998)-didapatkan 244 kasus SCD.

Dalam hal ini, SCD didefinisikan sebagai kematian yang terjadi dalam waktu satu jam dari timbulnya gejala. Albert dan kawan-kawan, peneliti pada Nurses Health Study, mendapatkan bahwa 69 persen dari SCD itu adalah manifestasi awal dari penyakit jantung para wanita tersebut. Hal ini berarti bahwa para wanita yang mengalami SCD sebagian besar tidak mempunyai gejala atau tidak pernah terdiagnosis penyakit jantung sebelumnya. Kemudian, hampir semua wanita yang mengalami SCD dalam studi ini mempunyai paling sedikit satu faktor risiko PJK.

Merokok merupakan faktor risiko SCD yang paling kuat pada wanita
, di mana wanita yang merokok 25 batang atau lebih per hari, mempunyai empat kai lipat peningkatan risiko SCD. Keadaan ini sama dengan risiko SCD pada wanita yang pernah mengalami serangan jantung sebelumnya.

Diabetes
menyebabkan peningkatan hampir tiga kali lipat risiko SCD, hipertensi menyebabkan sekitar 2,5 kali peningkatan risiko, dan obesitas menyebabkan peningkatan sampai 1,6 kali risiko, sementara kadar kolesterol yang tinggi tidak menunjukkan peningkatan risiko SCD yang signifikan.

Riwayat keluarga
dengan orangtua yang meninggal karena PJK sebelum usia 60 tahun juga merupakan faktor risiko SCD, hal ini menunjukkan adanya keterkaitan faktor genetis. Maka, penting sekali memahami bahwa masyarakat dan kalangan medis tidak boleh hanya fokus kepada asisten yang sudah terdokumentasi adanya penyakit jantung saja dalam hal prevensi SCD, tetapi juga terhadap mereka yang hanya memiliki faktor risiko walau belum manifes secara klinis.

Diyakini, kesadaran akan bahaya SCD dengan mengelola faktor PJK akan sangat menurunkan kejadian SCD. Selain itu, terdapat karakteristik sistem tata listrik jantung yang unik pada wanita, yang dapat menambah kemudahan tercetusnya suatu kelainan irama jantung yang berbahaya. Hal ini ditunjukkan dengan laju jantung yang lebih cepat pada wanita dan masa repolarisasi sel- sel otot jantung yang lebih panjang yang dipengaruhi hormon kewanitaan.

Sebagaimana pada pria, wanita yang pernah mengalami serangan jantung juga mempunyai risiko SCD. Besarnya risiko SCD sangat ditentukan oleh sisa kemampuan jantung memompa darah setelah mengalami serangan jantung. Kemampuan pompa jantung dinilai dengan parameter yang disebut fraksi ejeksi. Penilaian fraksi ejeksi dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut ekokardiografi. Pemeriksaan ini mudah dikerjakan, tanpa persiapan khusus, dan bersifat non- invasif.

Terdapat beberapa penelitian yang secara jelas memperlihatkan bahwa penurunan fraksi ejeksi setelah suatu serangan jantung akan meningkatkan kejadian kematian, di mana fraksi ejeksi kurang dari 35 persen merupakan prediktor paling kuat dari mortalitas total pada satu tahun pertama pascaserangan jantung. Pasien dengan fraksi ejeksi antara 15-35 persen lebih sering meninggal karena kematian aritmik atau SCD. karena itu, penting sekali bagi penderita serangan jantung mengetahui sisa kemampuan pompa jantungnya. Pengetahuan ini akan menentukan penanganan selanjutnya dalam mencegah kejadian SCD.

Selain dengan fraksi ejeksi, pemeriksaan lain yang lebih sederhana dengan menggunakan rekaman elektrokardiografi (EKG) sangat bermanfaat dalam penilaian risiko SCD pascaserangan jantung. Dokter jantung akan menilai lebar gelombang QRS pada rekaman EKG untuk membantu meramalkan risiko kematian mendadak. Pasien yang mengalami penurunan fraksi ejeksi disertai lebar gelombang QRS lebih dari 150 mili detik memiliki risiko kematian yang lebih tinggi.

Penyakit jantung khusus pada wanita
Terdapat suatu penyakit yang ditandai oleh pemanjangan interval QT pada rekaman EKG, yaitu suatu interval yang menghubungkan awal gelombang QRS dengan gelombang T. Penyakit ini disebut sebagai Long QT syndrome (LQTS).

LQTS menempati kedudukan penting di bidang penyakit jantung karena keadaan ini berisiko menimbulkan kematian mendadak melalui suatu mekanisme yang disebut afterdepolarization. Afterdepolarization akan menyebabkan kelainan irama jantung yang disebut torsa de pointes, yang mematikan. Berdasarkan data dari International Registry on Long QT Syndrome didapatkan 66 persen penderitanya adalah wanita.

Risiko kejadian fatal pada pria dengan QTS menurun setelah pubertas dan menjadi sangat rendah setelah usia 20 tahun. Sebaliknya pada wanita LQTS mempunyai risiko kejadian fatal yang menetap sampai pada usia dewasa. Hal ini mungkin karena efek protektif dari hormon pria. Sembilan persen wanita dengan LQTS mengalami kejadian fatal yang pertama pada saat kehamilan. Patut kiranya masyarakat, khususnya wanita, mengetahui status kesehatan jantungnya dengan melakukan rekaman jantung secara berkala sehingga kematian yang tidak perlu dapat dihindarkan.

Penyakit jantung lain yang dihubungkan dengan risiko SCD adalah mitral valve prolapse (MVP). MVP adalah suatu kelainan pada katup jantung, yaitu katup mitral, di mana terjadi gangguan penutupan katup mitral akibat struktur katup yang mengalami degenerasi. Meskipun prevalensi MVP hanya berkisar 3-4 persen dari populasi dewasa normal yang berusia 40-60 tahun, akan tetapi kejadiannya lebih sering pada wanita (75 persen).

Dalam kaitan dengan SCD, MVP dikelompokkan kepada MVP dengan atau tanpa kebocoran darah melalui katup mitral. Insiden SCD pada MVP tanpa kebocoran mitral adalah 0,01-0,02 persen per tahun, lebih rendah dari risiko SCD per tahun akibat penyebab apa pun pada populasi umum (0,2 persen per tahun). Akan tetapi, insiden SCD meningkat 50-100 kali menjadi 0,9-2 persen per tahun pada MVP yang disertai kebocoran mitral.

Sekalipun mekanisme SCD pada MVP tidak sepenuhnya dimengerti dan cenderung kontroversial, tetapi beberapa peneliti mendapatkan bahwa dapat terjadi gangguan pembentukan dan penjalaran impuls listrik jantung pada MVP, kemudian didapatkan juga temuan yang konsisten berupa aritmia yang berasal dari serambi dan bilik jantung. Pemeriksaan ekokardiografi dapat mengetahui ada tidaknya MVP pada penderita yang sering mengeluh berdebar.

Upaya pencegahan SCD

Apa yang dapat dilakukan terhadap mereka yang mempunyai risiko SCD?

Karena PJK masih merupakan penyebab SCD terbanyak baik pada pria maupun wanita, mengontrol dan menghilangkan faktor risiko PJK (hipertensi, diabetes melitus, obesitas, merokok, dislipidemia) merupakan upaya pencegahan primer yang sangat penting. Kontrol faktor risiko PJK akan menurunkan kejadian serangan jantung sehingga risiko SCD-nya dapat diperkecil.

Bagi mereka yang telah mengalami serangan jantung, pemeriksaan fraksi ejeksi sangat krusial. Belum lama ini telah dibuktikan bahwa pemasangan alat ICD (implantable cardioverter defibrillation) dapat menurunkan kejadian SCD secara bermakna. Alat ini juga berguna bagi penderita LQTS.

Beberapa metode dapat dipergunakan untuk penilaian risiko aritmogenik pasca-miokard infark, yaitu penilaian klinis, fraksi ejeksi, laju jantung, durasi QRS, durasi QT, dispersi QT, single averaged ECG, T-wave alternans, holter monitoring, sensitivitas baroreflex, dan elektrofisiologi studi. Penilaian elektrokardiografis sangat bermanfaat untuk menentukan pasien dengan risiko tinggi SCD.

Kematian mendadak dapat terjadi baik pada wanita yang diketahui menderita penyakit jantung maupun pada mereka yang hanya memiliki faktor risiko PJK.
Kecenderungan masyarakat yang menganggap PJK sebagai penyakit yang hanya diderita kaum pria, dan seringnya wanita menunjukkan gejala PJK yang tidak khas, menjadi sebagian penyebab dari peningkatan kejadian SCD pada wanita yang lebih besar dari pria pada dekade terakhir. Teknik pemeriksaan non-invasif yang sederhana dengan menggunakan EKG terbukti dapat menjadi alat stratifikasi risiko SCD pada wanita.*

Oleh Yoga Yuniadi Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler FKUI dan Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, Jakarta

]]>
http://mampirngombe.com/rss-comments/
Mewaspadai Gejala Kanker pada Anak http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6365 http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6365 Sun, 23 Aug 2009 19:52:03 +0700 Ahmad Bisri Kesehatan http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6365 Kanker tidak mengenal usia. Anak-anak dan orang dewasa dapat terkena kanker. Perbedaan antara kanker pada anak dan orang dewasa, salah satunya adalah kanker pada anak tidak dapat dicegah seperti halnya kanker pada orang dewasa. Jadi tidak ada istilah pencegahan kanker pada anak melainkan mewaspadai gejala kanker pada anak.

Mengacu pada pernyataan di atas, sebagian orangtua tentu bertanya-tanya tentang apakah masih ada gunanya mengajarkan pola hidup sehat kepada anak-anak. Pola hidup sehat tetap harus diajarkan kepada anak-anak sedini mungkin. Tujuannya memang bukan untuk mencegah kanker pada anak, namun untuk mencegah kanker yang sekiranya dapat timbul saat anak ini telah menjadi orang dewasa. Sebab, seperti telah ditulis sebelumnya di atas, kanker pada orang dewasa dapat dicegah.

Di Indonesia, diperkirakan setiap tahun ada 4100 kasus baru kanker pada anak. Menurut data yang diperoleh dari Rumah Sakit Kanker “Dharmais” pada tahun 2006, lebih kurang 50% pasien yang datang sudah dalam keadaan stadium lanjut. Berdasarkan penelitian, hal ini disebabkan salah satunya oleh karena orangtua pasien yang kurang mendapat informasi tentang kanker pada anak. Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk mengetahui tentang gejala-gejala apa saja yang harus diwaspadai pada anak yang dicurigai terkena kanker. Segera bawa ke puskesmas, rumah sakit, atau fasilitas kesehatan lainnya untuk dikonfirmasi apakah benar gejala-gejala yang dijumpai itu suatu kanker. Jika ternyata itu bukan kanker, tentunya kita patut mensyukurinya. Jika ternyata itu benar kanker, tetap kita harus mensyukurinya karena berarti kanker tersebut ditemukan pada stadium awal. Kanker yang dijumpai pada stadium awal tentunya mempunyai kemungkinan untuk sembuh lebih besar dibanding kanker yang dijumpai pada stadium lanjut.

Dibeberapa literatur, kanker disebut juga sebagai keganasan. Jika diperhatikan karakteristik dari sel kanker, memang benar sel-sel ini sangat ganas. Bagaimana tidak, sel-sel tersebut ternyata mempunyai kemampuan untuk menyebar ke organ-organ tubuh yang lain di luar dari organ primernya melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening. Secara logika, kalau itu kanker mata, harusnya sel-sel kanker tersebut adanya di mata saja dan tidak menyebar kemana-mana. Namun apa yang terjadi, dari hasil pemeriksaan CT-scan otak, sel-sel kanker yang harusnya ada di mata saja ternyata sudah mencapai otak. Jika keadaannya sudah seperti ini, kanker yang terjadi dinyatakan sebagai kanker stadium lanjut.

Secara garis besar, kanker pada anak dibagi atas dua bagian, yaitu kanker darah atau lebih dikenal dengan istilah leukemia dan tumor padat. Gejala yang harus diwaspadai bila mencurigai seorang anak terkena leukemia adalah anak terlihat pucat, sering mengalami demam, dan perdarahan, baik itu di kulit, gusi, atau hidung. Gejala-gejala ini terjadi karena kadar sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah yang rendah akibat produksinya ditekan oleh sel-sel leukemia. Sel-sel leukemia ini tidak puas hanya beredar di sumsum tulang. Sel-sel ini dapat menyebar ke luar dari sumsum tulang menuju hati, limpa, otak, atau tulang. Secara fisik, anak akan terlihat perutnya membuncit akibat hati dan limpa yang membesar. Selain itu, anak biasanya juga akan mengeluh sakit saat berjalan karena sel-sel leukemia yang menyebar ke tulang. Bila sel-sel leukemia sudah menyebar ke otak, anak dapat mengalami kejang. Waspadai gejala-gejala tersebut di atas dan segera bawa ke puskesmas, rumah sakit, atau fasilitas kesehatan lainnya untuk dikonfirmasi.

Mengenai tumor padat, hal ini dapat dijumpai pada hampir semua organ tubuh seorang anak, mulai dari kepala sampai ujung kaki. Orangtua biasanya meraba tumor atau benjolan pada tubuh seorang anak pada saat mereka memandikannya. Seperti prinsip yang telah disebutkan sebelumnya di atas, segera bawa anak ke puskesmas, rumah sakit, atau fasilitas kesehatan lainnya untuk mengkonfirmasi apakah benar benjolan yang teraba di tubuh anak itu benar kanker atau bukan. Berikut ini adalah hal-hal yang harus diwaspadai orangtua bila melihat atau meraba benjolan pada mata, leher, paru, perut, alat kelamin, tangan atau kaki, dan otak.

A. Mata
Curiga bila mata anak terlihat seperti mata kucing, matanya merah, terjadi gangguan penglihatan, atau juling. Khusus tentang mata merah, biasanya orangtua akan memberi obat tetes mata yang dijual secara bebas di pasaran. Orangtua boleh saja melakukan tindakan tersebut di atas, namun bila dalam tiga hari tidak ada perbaikan, bawa ke puskesmas, rumah sakit, atau fasilitas kesehatan lainnya. Bisa saja itu bukan suatu penyakit mata biasa melainkan gejala awal dari kanker mata.

B. Leher
Waspada bila benjolan yang dijumpai di leher anak bertambah besar dalam waktu yang singkat. Biasanya anak tidak mengeluh kesakitan bila benjolan ditekan atau dipegang. Berbeda dengan benjolan yang timbul akibat infeksi, yang biasanya akan terasa sakit bila ditekan atau dipegang dan teraba panas bila diraba. Infeksi pada gigi dan telinga dapat menyebabkan benjolan dengan karakteristik tersebut. Konfirmasi perlu dilakukan mengingat penanganan kedua benjolan tersebut di atas yang berbeda.

C. Paru
Bila pada seorang anak dijumpai sesak napas dan setelah dilakukan foto dada ternyata dijumpai sel kanker di parunya, jangan berpikiran bahwa anak ini terkena kanker paru. Tidak ada kanker paru pada anak. Keadaan ini biasanya merupakan akibat dari penyebaran suatu jenis kanker tertentu ke paru-paru. Salah satu jenis kanker pada anak yang dapat menyebar hingga ke paru-paru adalah kanker tulang.

D. Perut
Banyak organ yang dapat dijumpai di dalam perut, antara lain hati, ginjal, indung telur, dan lain-lain. Semua organ-organ tersebut di atas dapat terkena kanker. Secara fisik, perut anak akan terlihat membuncit dan bila ditekan akan teraba suatu benjolan. Periksakan segera anak ini ke puskesmas, rumah sakit, atau fasilitas kesehatan lainnya. Hal lain yang perlu diperhatikan orangtua adalah jangan terlalu sering menekan perut anaknya yang makin lama makin membesar karena dapat mempermudah penyebaran.

E. Alat kelamin
Alat kelamin yang dimaksud adalah alat kelamin pria. Secara fisik, testis kanan dan kiri terlihat tidak sama besar, konsistensi testis yang terkena biasanya keras, dan tidak dijumpai tanda-tanda infeksi. Kanker pada organ testis, sama seperti halnya paru-paru, dapat merupakan akibat penyebaran dari suatu jenis kanker tertentu ke testis. Jenis kanker yang dimaksud, yang dapat menyebar ke testis adalah leukemia.

F. Tangan atau kaki
Waspada bila terlihat ada bengkak pada tangan atau kaki. Pembengkakan ini biasanya dapat disertai dengan demam atau nyeri.

G. Otak
Benjolan pada otak memang tidak dapat dilihat maupun diraba. Walaupun demikian, orangtua tetap dapat mewaspadai gejala kanker otak dengan melihat dampak yang ditimbulkan akibat adanya suatu benjolan di otak. Gejala-gejala tersebut antara lain adalah pusing, muntah yang menyemprot, lumpuh, dan gangguan keseimbangan.

Kanker pada dasarnya dapat diobati dan sembuh bila dijumpai pada stadium awal. Itulah pentingnya orangtua harus mengerti dan waspada terhadap gejala-gejala kanker pada anak. Tidak cukup berhenti sampai di situ, jika orangtua mencurigai anaknya terkena kanker, segera bawa ke puskesmas, rumah sakit, atau fasilitas kesehatannya lainnya untuk mendapatkan konfirmasi dan penanganan selanjutnya. Sebagai contoh, seorang anak yang terkena kanker mata yang dibawa orangtuanya ke rumah sakit pada stadium awal dan mendapatkan penanganan yang baik dan benar, ternyata memiliki angka harapan hidup bebas tumor dua tahun sebesar 80%. Sebaliknya bila dijumpai pada stadium lanjut, angka harapan hidup bebas tumor dua tahun turun hingga 25%.

Pada akhir tulisan ini, perkenankan Penulis mengutip sebuah kalimat bijak dari seseorang yang bernama Niccolo Machiavelli, yang berbunyi: “Awal penyakit sukar diketahui, mudah diobati. Penyakit yang sudah lanjut mudah diketahui, sukar diobati”.

Penulis : Edi Setiawan Tehuteru

 

]]>
http://mampirngombe.com/rss-comments/
Sepuluh Hal yang Mempercepat Ketuaan http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6364 http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6364 Sun, 23 Aug 2009 18:34:46 +0700 Ahmad Bisri Kesehatan http://mampirngombe.com/?pg=articles&article=6364 Tanpa disadari, kita kerap melakukan kebiasaan yang justru mempercepat datangnya ketuaan. Kenali kebiasaan-kebiasaan buruk Anda, dan atasi segera.

Berikut ini 10 perilaku tidak sehat yang sering kita lakukan, serta cara mengatasinya:


1. Stres berlebihan
Sejak dulu, kita tahu bahwa stres yang berlebihan dapat menurunkan daya tahan tubuh seseorang dan memacu risiko penyakit jantung, serta membuat kita merasa tidak nyaman. Stres yang berlebihan juga memacu penuaan dini. Ibu-ibu yang memiliki anak-anak dengan penyakit kronis merupakan orang-orang yang paling mengalami stres, dan mengalami penuaan dini yang paling ekstrim.

Cara cepat untuk mengurangi stres adalah dengan menarik nafas dalam-dalam yang disebut dengan pernafasan difragmatik. Untuk jangka panjangnya, luangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang dapat mengurangi stres Anda.

2. Minum alkohol
Bukan merupakan suatu kebetulan bila alkohol merupakan kabar buruk mengenai stres. Para wanita sebaiknya membatasi diri meminum minuman alkohol. Berbagai gangguan kesehatan bisa timbul dari kebiasaan minum alcohol yang berlebihan. Termasuk serangan jantung, kanker hati, kanker tenggorokan, dan kanker payudara.

3. Kurang bergerak
Dengan sedikit menggerakkan tubuh, kita dapat memperpanjang hidup serta mengurangi kemungkinan kelebihan berat badan, mengurangi stres, dan bahkan mencegah penyakit Alzheimer. Langkah pertama yang perlu dilakukan yaitu hanya dengan berjanji pada diri sendiri bahwa kita akan lebih aktif. Parkirlah mobil jauh dari pintu masuk, menggunakan tangga dan tidak mempergunakan lift, melakukan olah raga/senam, jalan kaki selama 30 menit atau lebih sebanyak lima kali atau lebih dalam satu minggu.

4. Mengonsumsi makanan berlemak
Lemak yang dikonsumsi secara berlebihan dapat memacu kolesterol tinggi dan merangsang penyakit jantung. Biasakan diri Anda untuk mengonsumsi makanan yang non-kolesterol dan berkadar lemak rendah.

Tips: Takar asupan lemak, jangan lebih dari 10 persen (atau kurang) dari seluruh kalori.

5. Merokok
Untuk mengurangi bahaya kanker dan kerutan dini, Anda dapat mengganti rokok dengan permen karet rasa nikotin. Berdasarkan penelitian di tahun 2004, permen karet rasa nikotin memberikan hasil dua kali lipat dimana perokok berhenti merokok dibandingkan dengan keinginan/janji si perokok untuk berhenti merokok.

6. Menghirup udara polusi
Polusi udara dapat menyebabkan batuk dan sakit mata/mata perih dan hal ini berhubungan dengan serangan pada penyakit asma dan saluran pernafasan. Usahakan untuk berada di dalam ruangan sebanyak yang Anda bisa bila kadar polusi udara sedang tinggi.

7. Terlalu sering kena sinar matahari
Batasi diri Anda dari sengatan sinar matahari dan gunakan krim tabir matahari, paling tidak yang mengandung SPF 15 untuk mencegah risiko kanker kulit dan juga kerutan.

8. Kurang tidur
Kurang tidur berhubungan dengan obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi dan masalah ingatan. Singkirkan segera televisi dan benda-benda elektronika lain yang mengganggu ketenangan dari kamar tidur Anda. Tata ulang kamar tidur Anda dan ciptakan suasana kamar tidur yang nyaman dengan lampu yang temaram yang akan membuat Anda tidur nyenyak.

9. Kelebihan berat badan
Kelebihan berat badan dapat memicu kemungkinan terserang penyakit jantung, diabetes, bahkan kanker. Penelitian mutakhir menyatakan jenis diet yang dilakukan kurang penting dibandingkan dengan komitmen Anda untuk melakukan diet tersebut dengan disiplin.

Tips: Ikuti diet yang sesuai dengan gaya hidup Anda sehingga Anda cenderung untuk komit dalam melakukannya.

10. Mengkonsumsi gula berlebih
Gula yang berlebihan dapat menaikkan berat badan dan kemungkinan terserang penyakit jantung. Ahli nutrisi menyarankan untuk menjaga tambahan gula pada makanan kecil/cemilan dan kue-kue kering sampai 12 sendok teh per hari pada diet berkalori 2200. Selain itu, ganti makanan yang manis-manis dengan buah-buahan dan sayuran segar.

Sumber : tabloid nova

]]>
http://mampirngombe.com/rss-comments/